Sudah Sangat Lama

06.55


Kau tau apa arti rindu? 
Yang kau rasakan adalah pikiranmu terfokus oleh satu hal. Terbayang, teringat, terkenang. Akan seseorang, atau suatu hal yang membuatmu ingin menghadirkannya. Sayangnya, hal tersebut memang hanya ada sebatas mimpimu. Bukan lagi rindu namanya, jika orang itu telah hadir. 

Kau pernah merasakan kehilangan?

Entah dalam hal sekecil apapun. Aku yakin, kau pasti pernah kehilangan. Namun, apa yang menjadikan kehilangan itu menjadi rasa yang tidak menyenangkan adalah ketika kehilangan sesuatu yang sangat kau suka, sangat kau cintai. 


Apa hubungan dari "rindu" dan "kehilangan". Sederana sekali. Merindukan sesuatu yang telah hilang. 



Sama seperti gadis kecil itu. Disaat dia belum paham arti kehilangan, dia sudah mengalami "sebuah kehilangan besar" dalam hidupnya. Satu-satunya seorang ksatria dalam hidupnya, pergi untuk selamanya. Tiada tangis, tiada duka yang ia rasakan saat itu. Karena memang dia tidak tahu apa yang terjadi. 

Dia masih tak tau seberapa penting hari itu. Seberapa dalam Tuhan telah menguji kesabarannya. Namun, tidak ada yang tau juga, bahwa setelah hari itu, banyak hal yang menantinya. 
Sebuah peristiwa yang tidak dia pahami lama kelamaan menuntutnya untuk mengerti. Tidak cukup sampai disitu, setelah dia tahu apa yang terjadi, dia dituntut untuk menerima. Penerimaan akan sebuah kehilangan bukanlah hal yang mudah. Hari berganti tahun, gadis kecil itu semakin dewasa. Apa yang dia ingat dari seorang ksatria kesayangannya? Tidak ada. Sejak ksatria kesayangannya pergi, tuntas sudah perannya di dunia nyata, kini dia hanya bisa menjadi imajinasi gadis kecil itu. Di usianya yang masih sangat muda, dia harus bisa melindungi dirinya sendiri. Karena ksatria kesayangannya hanya bisa megawasinya dari surga. 

Tidak ada yang tersisa ingatan gadis kecil itu. Bukan karena dia melupakan. Tapi memang pada saat itu umurnya tidak memungkinkan untuk mengingat hal hal yang belum dipahaminya. Semakin dia dewasa, dia semakin dituntut oleh rasa ikhlas akan peristiwa itu. Proses menuju dewasa adalah proses yang paling menyakitkan. Banyak sekali hal hal yang menuntutnya. Menurutnya, dia mengalami proses pendewasaan yang tidak wajar. Bila digambarkan, seolah dia dipaksa berjalan ketika teman temannya masih belajar merangkak, dia dipaksa berlari ketika baru bisa berjalan. Namun, dari proses pendewasaan itu, dia menjadi tangguh seperti batu karang disaat teman temannya menjadi pasir pantai. 

Kini, sudah 17 tahun ksatria kesayangannya pergi. Selama itulah, gadis itu mencari jawaban. Merangkai kepingan ingatan. Memutar kembali waktu dimana dia tiada merasa kehilangan. Indah, pikirnya. 

Kini jawaban itu sudah ada di tangannya. Dia telah dewasa. Bukan lagi saatnya berangan-angan dan menginginkan peristiwa itu tidak terjadi. Bukan lagi saatnya mengingkari sebuah fakta. Tidak ada penerimaan yang tidak berat. Karena keikhlasan memang pelajaran seumur hidup.

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts